Maret 16, 2013

Panda Pinguin, Halah...Faktanya..?


Setahun persis blog jelek ini tidak diupdate, yah karena memang update blog dan bikin artikel itu butuh banyak hal termasuk mood (mud), ide dan topik bahasan, penelitian, survey dan seterusnya. Itu kalo mau bikin artikel orisinil dan unik. Lain hal kalau COPAS tentunya :). Nah, dalam rangka memenuhi update tahunan, kali ini masih seputar SEO, tapi buka membahas masalah hacking blog, edit HTML dan macem-macemnya, melainkan seputar update "hewan" yang diperbuat oleh Google. Setidaknya sudah ada dua hewan yang jadi korban untuk disalahkan ketika banyak webmaster stress karena trafik merosot dan akibat paling buruk dapur bisa berhenti NGEBUL. Kedua hewan tersebut adalah Panda dan Pinguin.

Update Panda pertama ditebar pada tahun 2011 tepatnya pada Februari  24 dengan seabreg goal yang masih berkaitan dengan relevansi hasil pencarian (lihat posting tentang content farms), melibas artikel sampah, menyingkirkan situs berkualitas rendah dan lain sebagainya. Begitu juga dengan update panda ke-2 dan ke-3 dan bahkan update Pinguin 1 dan 2 juga masih tetap seputar kualitas situs fan algoritma peng-filter (bahasa opoo iki) webspams. Dan Pinguin seri ke-3 akan diluncurkan pada bulan ini (Maret atau April) yang menurut sesepuh Google adalah merupakan update algoritma paling signifikan.

Dari pinguin dapat kita ambil beberapa hal penting, salah satunya adalah efek negatif yang ditimbulkan dari link-in berkualitas rendah atau situs2 tidak bertanggung jawab. Sayangnya control untuk hal ini bukan di tangan webmaster. Oleh karena itu Google membuat alat yang sangat berguna (namun cukup REPOT juga) yaitu Disavow Links Tool. Dimana intinya kita dapat meminta Google untuk menghapus link tertentu (yang tidak kita inginkan) di website lain yang mengarah ke kita. Tentang bagaimana menemukan link-link tersebut adalah dengan melihatnya di webmaster tool pada bagian Dashboard - Links to Your site - trus pada bagian Who links the most sorot bagian More, akan muncul jendela baru dengan banyak  daftar web yang memberikan link ke kita. Selanjutnya klik pada Download more sample links (ke EXCEL saja).

Lalu bagaimana menentukan website mana yang link darinya akan kita tolak. Nah, periksa tuh satu demi satu (capek capek dech), kunjungi dan lakukan sedikit observasi di dalamnya, dan tentukan. Seperti contoh, salah satu website kok di dalamnya AGC (sory buat AGC lover), atau artikel banyak copas, atau apapun yang menurut anda tidak bertanggung jawab, nah masukin tuh dalam daftar. Untuk link ke alat tersebut silahkan monggo : Disavow Links.

Fakta MENYAKITKAN dari Panda dan Pinguin
Ini hampir mirip curhat, tapi siapa tahu berguna untuk siapa saja yang menemukannya sebagai sesuatu yang berguna (ribet), dan dapat mengambil pelajaran untuk kepentingan SEO dan belajar menghargai karya (hak) orang lain. Begini ceritanya;
NB: Dilewatkan saja jika tidak suka hal berkaitan dg curhat :)

Blog ini (furqonblumah) hanya berisi sekitas 150-an artikel yang ditulis sejak tahun 2008 akhir sampai terakir Maret 2012. Tidak dinyana dan tidak diduga ternyata banyak yang tertarik atau mungkin hanya 'sekedar entah' yang akhirnya berbuat apa yang disebut dengan COPAS, bahkan ada yang segelondong penuh. Segelondong maksudnya apa? Judul, Artikel, Gambar, semua dari posting A sampai Z kecuali halaman about dan kontak tentunya. Link dari satu post yang mengarah ke post lain juga mengarah ke post dia yang yang diCOPAS juga dari blog ini, dan tanpa ada SATUPUN link yang mengarah ke blog ini. Alhamdulillaah..hebat sekali orang ini. Dia cuma modal akun Gmail, domain dan judul blog. Dan apa yang MENYAKITKAN..? Artikel copas dia hampir semuanya MENGUNGGULI artikel asli di hasil pencarian GOOGLE!!.
Semoga saja ini bukan hasil ajaran "sesat" dari GURU internet marketing di Negri ini.

Saya selaku lurah di blog ini, sudah tahu hal ini cukup lama. Tapi saya pikir biarlah.. bukannya Google punya algoritma CANGGIH yang dapat membedakan mana asli mana copas. Tapi ternyata ini kesalahan fatal. Karena FAKTANYA baik Panda maupun Pinguin JELAS tidak menjangkau hal ini. Karena sampai saat ini Panda 1, 2 3, Pinguin 1 dan 2, masih seperti itu keadaannya. Akhirnya saya putuskan untuk menggunakan beberapa tool berikut ini, meskipun cukup menyita waktu, biaya dan tenaga karena salah satu alat mengharuskan untuk menasukkan tiap URL (link) yang punya copyrigth dan URL (link) yang diduga melakukan pelanggaran SATU deni SATU. Kenapa menyita waktu, tanaga dan biaya? kalau yang dilaporkan satu atau 2 atau 20 ke bawah mungkin tidak masalah, bayangkan yang saya alami, hampir total 650 (Enam Ratus Lima Puluh) links yang harus saya laporkan. Semoga Tuhan memberikan kekuatan pada tukang copas itu untuk kembali ke jalan yang benar. Amiin.

Bagaimana cara melaporkan artikel yang dicopas di blog lain?
Memang ada beberapa alat yang disediakan oleh Google untuk mengatasi copas-copasan ini, antara lain alat untuk lapor dan permintaan penghapusan URL: Berikut linknya:
Laporkan dugaan pelanggaran hak cipta: Laporkan Dugaan pelanggaran
Untuk permintaan penghapusan kontent dari Google:
http://www.google.com/intl/en/dmca.html

Link pertama hampir merupakan laporan saja secara umum untuk kemudian Google melakukan peninjuan lebih dalam. Tentang waktu tidak ada patokan jelas, Google sendiri menyuruh kita untuk bersabar sambil mengeluh kalau dia menerima banyak sekali laporan hari ini. Laporan saya sendiri belum ada perkembangan sudah sekitar 3 hari yang lalu. Kalau ada perkembangan akan saya share di posting berikutnya (InsyaAllah, nggak janji :)

Nah tool yang kedua lebih spesifik ke URL asli dan URL pelanggar seperti saya jlentrehkan di atas. Laporan pertama saya sekitar 20-an link dan dalam dua hari semuanya berhasil dihapus oleh Google. Tapi untuk menghapus di hasil pencarian tentu butuh waktu lebih lama. Nah (kebanyakan Nah kayaknya), berbekal laporan pertama, maka kemudian saya melaporkan lebih banyak sekitar 499 (Empat Ratus Sembilan Puluh Sembilan) URL. Total kerugian antara lain: tidak tidur sehari semalam, kopi 9 gelas, gula 1 KG, Mouse laser seharga 90 ribu rusak (pointer jadi tidak fokus) dan 25 ribu untuk tukang urut dan minyak urut karena tangan dan jari2 bengkak. Dan untuk laporan kedua yang 499 URL itu sampai hari ini terhitung 3 hari belum ada perkembanga. Jika sudah ada hasil nanti biar tak share lain tapi ya itu InsyaAllah, nggak janji.

Kesimpulan Panda, Pinguin dan Copas-copasan
Tentang Panda dan Pinguin, tentu kita percaya kepada Google yang terus memngembangkan alogitma untuk mesin pencarinya untuk tujuan hasil pencarian yang lebih relevan. Kita juga tahu bahwa Google bekerja SANGAT KERAS untuk hal ini, bayangkan saja MILYARAN situ yang diurusi. Akhir-akhir ini banyak antitrust kepada Google berkaitan dengan hasil pencarian dan pemasangan iklan Adwords. Namun demikian ini adalah konsekuensi juga untuk Google sebagai mesin pencari terbesar saat ini. Banyak pakar berendapat, jika hal ini terus berlanjut, Yahoo dan BING mungkin menjadi pilihan lain untuk pencarian. Pengalaman pribadi memang sejakr 24 April 2012 (diluncurkannya Pinguin pertama), traffik dari Google menurun sekitar 20-30 persen, sementara dari BING dan Yahoo meningkat, meskipun tidak signifikan.

Soal copas-copasa, monggo (come on) kita belajar lebih dewasa (itu kalo bloggernya dewasa, kalo anak2 gimana?), belajar untuk menghargai hak dan karya orang lain, menanamkan pola pikir (mindset) yang benar dalam blogging, dan mencari rejeki yang halal. Mengingat akibat yang ditimbulkan, copas (tanpa izin) hampir seperti mematikan sumber penghasilan orang lain dengan cara BETINA a.k.a tidak jantan. Itu menurut saya, menurut bro dan bri sekalian mungkin berbeda. Terimakasih, semoga bermanfaat.

Catatan: Panda dan Pinguin update diambil dari berbagai sumber, pengalaman pribadi dan Google forum. Sementara blog copas segaja tidak saya tampilkan di posting karena berbagai alasan. Data dan screen shot ada di saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Senang sekali jika bersedia menulis komentar, baik berisi kritik, saran, sekedar say hello atau bahkan hinaan.

Komentar "Anonim" bernada tidak sopan, spam dan mengandung kata "kotor" tidak akan di publish!.