April 28, 2010

Facebook's Open Graph Bikin Kisruh

Setelah keamanan akun facebook yang banyak dibobol cracker dan dijual dan aplikasi "Instant Personalization" yang bikin kesal banyak kalangan, tampaknya berita heboh dari facebook tampaknya terus mengalir deras, sederas aliran penggunanya yang setiap hari terus bertambah dan bertambah. Salah satu strategi facebook adalah berusaha untuk mendominasi dunia situs. Pada akhir April 2010 ini facebok secara resmi mengumumkan bahwa lebih dari 50.000 (lima puluh ribu) website (termasuk blog) telah terintegrasi dengan plugins sosial media yang baru dari facebook setiap minggunya.  Plugin baru tersebut adalah salah satu fitur yang diusung facebook yang diberi nama "open graph Initiative".
"Facebook has created a platform that allows sites and apps to share information about users in order to tailor offers, features and services to each one’s interests and tastes — even if that individual has never visited the site before".
When you’re signed on to Facebook, participating websites like CNN.com will display information, goods and services tailored specifically to your interests — without requiring you to sign in at that website or provide it with any information."[Mashable]

Minggu yang lalu, Facebook melaunching "Open Graph API" dan Social Plugin. Hal ini disebut sebagai "complex protocol and API" yang memungkinkan lebih mudah bagi penggunanya untuk personalized pengalaman browsing hanya melalui facebook. Secara sederhana, cara kerja pugin ini memungkinkan pengguna facebook untuk lebih berinteraksi (komunikasi dan hubungan timbal balik) dengan website lain, tanpa harus log in terlebih dulu. Hal inilah yang menuai protes di sana sini dan menimbulkan pokok pertikaian, kebingungan dan bahkan pengawasan pemerintah karena dianggap berpotensi besar dalam hal pelanggaran terhadap privasi. Berikut kutipan dari sebuah situs social media guide:

"On Sunday, Senator Charles Schumer of New York penned a letter to the FTC, urging them to create privacy guidelines for Facebook and other social networking sites. The heart of the issue, in Schumer’s eyes, is that Facebook’s new features put the onus on users to opt-out, as opposed to asking them if they want to opt-in".[Mashable]
Tapi tampaknya, semua hal di atas tidak dapat menghentikan pertumbuhan besar besaran plugins baru facebook tersebut [The Facebok's Open Graph]. Pada hari rabu 21 april 2010) seminggu yang lalu, facebook telah mengumumkan terdapat 75 website yang bergabung dengan "open graph" ini. Hari ini, Kamis 28 April 2010 telah ada sebanyak 50.000 lebih website bergabung. Ini berarti ada sekitar 300 website yang bergabung dalam setiap jam. Ini berarti pula bahwa lebih dari 425 juta pengguna facebook dan pemilik website sangat tertarik untuk bergabung dengan 'Open Graph'.

4 komentar:

  1. maksudnya gimana nih,... saya mesti cari informasi tambahan nih rupanya.. :)

    BalasHapus
  2. Kalo emang itu bagus kenapa dikatakan bikin kisruh?


    Toh dah ada 50.000 lebih yang join dengan Open gRaph ini,.. Kalo masalah privasi tergantung dari yang empunya website, Tidak mengharuskan untuk Join dengan Open Graph kalo memang melanggar prvasi..

    BalasHapus
  3. Kalo saya sih pake facebook gk jauh2 amat..cuma update status, cari kenalan, cari korban dll wekekeke. Open graph ? apa itu..? asal gk ganggu scr langsung ke aku kyaknya gpp.
    kalo so'al Instant Personalization memang sempet agak ganggu dikit, kok tiba2 banyak bgt ya situs yang konek ke akun saya... ooo ternyata itu dia facebook's Instant personalization.

    BalasHapus
  4. @ Akhatam : Tentang ini sempat mengundang slah seorang senator US yang mengirim surat secara langsung ke facebook, untuk mementingkan privasi di dalam layanannya.
    Salah satu social media guide terkemuka juga menganggap ini bentuk kapitalisme dari cara kerja facebook yang dianggap hanya mementingkan dan menguntungkan dirinya(facebook)tok.

    BalasHapus

Senang sekali jika bersedia menulis komentar, baik berisi kritik, saran, sekedar say hello atau bahkan hinaan.

Komentar "Anonim" bernada tidak sopan, spam dan mengandung kata "kotor" tidak akan di publish!.