Mei 24, 2010

Setting PRIVACY Facebook Akan Dipermudah

Setelah bertubi-tubi mendapatkan tekanan dari berbagai kalangan, Mark Zuckerberg, CEO facebook akhirnya mengakui 'telah banyak membuat kesalahan' dan berjanji mendengar keluhan pengguna facebook tentang rumit dan tersebunyinya setting privasi pada menu di Facebook. Hal tersebut dikemukakan oleh Mark Zuckerberg sendiri dalam salah satu kolom di Washington Post pada Minggu, 23 Mei 2010 ini.

Zuckerberg telah mengakui bahwa pengguna Facebook menemukan pengaturan privasi yang membingungkan, dan ia juga berjanji akan membuat cara setting (pengaturan) baru yang disederhanakan "dalam beberapa minggu mendatang". Dalam salah satu pertukaran email pribadi dengan salah satu 'Blogger' bahkan Zuckerberg mengakui kalau dirinya (Facebook) telah membuat banyak kesalahan. “we’ve made a bunch of mistakes“, tulisnya dalam email tersebut.

Dalam kolom Washington Post tersebut, Mark Zuckerberg menuliskan tentang perjalanannya membangun facebook mulai dari tujuan dan ide 'sederhana' ketika itu, "Six years ago, we built Facebook around a few simple ideas. People want to share and stay connected with their friends and the people around them. If we give people control over what they share, they will want to share more. If people share more, the world will become more open and connected. And a world that's more open and connected is a better world. These are still our core principles today."

Sekarang pada 2010 diperkirakan lebih dari 400 juta pengguna aktif di suluruh dunia, Facebook tentu saja mendapatkan tantangan yang lebih hebat dalam hal pelayanan dan tentunya privasi. Ia mengakui kalo selama ini ia banyak membuat kesalahan dan hal privacy di sosial media nya. Dalam kolom itu Mark Zuckerberg juga berjanji akan memperbaiki segala kericuhan dalam waktu secepatnya.
"We will keep building, we will keep listening and we will continue to have a dialogue with everyone who cares enough about Facebook to share their ideas. And we will keep focused on achieving our mission of giving people the power to share and making the world more open and connected"
Email pribadi berisi pengakuan "banyak kesalahan" itu dikirimkan Mark Zuckerberg kepada Robert Scobe. Dan setelah mendapatkan ijin dari Zuckerberg akhirnya e mail tersebut di publikasikan. Rober Scobe mengatakan 'I find Zuckerberg’s private response far more impressive than this public one'. Tulis Robert Scobe dalam posting nya.

2 komentar:

  1. Yahhh gituu donk... Emang dasar masih Bocahh jadi belum begitu mengerti soal Privacy.. hikshikshiks..

    BalasHapus
  2. Ya Tam...termasuk 'bocah ajaib' kayaknya dia. Sesuai janjinya 'mempermudah' setting privasi itu, hari ini Rabu 26 Mei 2010 ini katanya sudah diganti tu setting privasi di Facebook, tapi saya sendiri blm sempat ngecek si..apa benar sudah dipermudah...

    BalasHapus

Senang sekali jika bersedia menulis komentar, baik berisi kritik, saran, sekedar say hello atau bahkan hinaan.

Komentar "Anonim" bernada tidak sopan, spam dan mengandung kata "kotor" tidak akan di publish!.